Pengujian

Pengujian adalah langkah penting dalam membangun integrasi Google Ads API yang sukses, baik jika Anda baru memulai, memelihara aplikasi, atau menambahkan fitur baru ke integrasi yang ada. Panduan ini menyajikan beberapa praktik terbaik untuk menguji integrasi Google Ads API Anda.

Akun pengujian dan akun produksi

Akun pengujian tersedia untuk tujuan pengembangan. Dengan akun pengujian, Anda dapat memvalidasi bahwa kode dan konfigurasi aplikasi Anda berfungsi sebagaimana mestinya.

Namun, tidak semua fitur dapat diuji di akun pengujian.

Jika batasan akun pengujian mencegah Anda menguji beberapa fitur dalam integrasi, Anda dapat menggunakan akun produksi untuk pengembangan. Akun produksi untuk pengembangan berbeda dengan akun pengujian dalam hal berikut:

  • Menayangkan iklan yang dapat dilihat oleh pengguna
  • Memerlukan URL yang valid
  • Harus mematuhi kebijakan periklanan

Karena akun produksi menayangkan iklan, akun tersebut menghasilkan metrik yang memungkinkan Anda menguji laporan performa, serta membuka semua fitur Google Ads API lainnya. Namun, menggunakannya untuk pengembangan memerlukan kehati-hatian ekstra. Sebaiknya lakukan tindakan berikut:

  • Hanya berikan akses kepada pengguna yang memerlukannya untuk tujuan pengembangan.
  • Tetapkan anggaran akun harian yang tetap dan rendah.
  • Gunakan akun produksi untuk pengembangan hanya jika akun pengujian tidak dapat digunakan.

Oleh karena itu, untuk melakukan pengujian integrasi secara menyeluruh, Anda mungkin memerlukan kredensial pengujian dan kredensial produksi.

Kredensial pengujian

Untuk meminimalkan risiko memodifikasi akun produksi secara tidak sengaja saat mencoba memodifikasi akun pengembangan, sebaiknya pertahankan kumpulan kredensial pengujian yang terpisah dari kredensial aplikasi produksi Anda.

Untuk membuat kumpulan kredensial pengujian:

  1. Buat akun email (misalnya, api.test@example.com) atau akun layanan yang hanya akan digunakan untuk tujuan pengujian.
  2. Tambahkan akun pengguna atau layanan ini sebagai pengguna yang valid di akun Google Ads yang Anda gunakan untuk menjalankan pengujian. Pastikan Anda memberikan tingkat akses yang sesuai kepada akun pengguna atau layanan ini. Jangan berikan akses akun pengguna atau layanan ini ke akun produksi apa pun.
  3. Jika Anda menggunakan alur autentikasi pengguna OAuth 2.0, bukan alur akun layanan, buat token refresh untuk akun pengguna pengujian Anda.
  4. Gunakan kredensial baru ini saat menguji aplikasi Anda. Token developer, ID klien, dan rahasia klien dapat digunakan kembali untuk tujuan pengujian, karena tidak berpengaruh dalam menentukan akun Google Ads mana yang dapat diakses.

Minta validasi

Jika Anda hanya perlu menguji apakah permintaan valid—misalnya, untuk memverifikasi bahwa permintaan disusun dengan benar dan tidak melanggar kebijakan—Anda dapat menggunakan validate_only kolom, yang tersedia untuk GoogleAdsService.SearchStream dan GoogleAdsService.Search permintaan, serta sebagian besar permintaan ubah. Lihat dokumentasi referensi untuk memverifikasi apakah kolom ini tersedia untuk metode tertentu.

REST API

Untuk pengujian ad hoc, misalnya untuk memvalidasi bahwa permintaan menghasilkan output yang diharapkan, penggunaan REST API sering kali merupakan opsi termudah. Lihat contoh REST untuk mempelajari cara menggunakan curl dalam membuat permintaan ke REST API. Selain itu, coba lakukan pengujian di REST Explorer.