Menganalisis performa konten platform media sosial dan video di Search Console
Saat Anda membuat konten di platform seperti TikTok, Instagram, X, dan YouTube, audiens juga dapat menemukan konten Anda saat mereka melakukan penelusuran dengan Google. Baik Anda adalah kreator konten, pengelola media sosial, atau profesional SEO, panduan ini akan menunjukkan berbagai insight yang tersedia di Search Console serta cara menganalisis performa Anda di Google Penelusuran.
Karena Anda mungkin menggunakan banyak platform berbeda untuk menjangkau audiens Anda (dan bukan hanya melalui situs), penting untuk memahami cara orang menemukan konten Anda di berbagai platform tersebut. Berikut beberapa cara orang dapat menemukan konten TikTok, Instagram, X, atau YouTube Anda di Google Penelusuran:
|
|
|
Mulai menggunakan Search Console
Search Console adalah alat yang memungkinkan Anda melihat performa konten Anda di Google Penelusuran. Jika memiliki situs, Anda dapat melihat performa halaman Anda di Penelusuran dan istilah yang digunakan orang untuk menemukannya. Informasi ini juga tersedia untuk konten TikTok, Instagram, X, atau YouTube Anda. Dengan properti platform, Anda dapat melihat momen saat video TikTok atau postingan Instagram Anda mulai populer di Google dan membuat keputusan strategi konten, seperti melakukan promosi silang untuk konten Anda di platform lain, mengemas ulang video teratas, dan meningkatkan audiens di semua platform tempat Anda membuat konten.
Untuk mulai melacak data, tambahkan dan verifikasi setiap akun Anda satu per satu di Search Console.
Menambahkan properti platform Anda di Search Console
Data dan laporan yang dapat Anda akses
Setelah Anda menambahkan semua akun Anda, Search Console akan memberikan gambaran yang jelas tentang cara orang menemukan konten Anda di Google Penelusuran, Discover, dan Google Berita. Laporan Insights memberikan ringkasan visual yang disederhanakan tentang performa konten Anda:
- Ringkasan tren traffic: Lihat gambaran umum jumlah klik yang Anda dapatkan selama 28 hari terakhir, serta bagaimana distribusinya di berbagai bagian Google Penelusuran.
- Konten berperforma terbaik: Cari tahu postingan atau video tertentu yang paling banyak membawa pengunjung ke konten Anda dari Google.
- Cara orang menemukan Anda: Lihat kueri penelusuran (juga dikenal sebagai "istilah penelusuran") yang digunakan orang untuk menemukan halaman profil atau channel Anda, termasuk postingan media sosial, video, dan lainnya.
- Lokasi audiens Anda: Pahami dari negara mana saja pengguna Anda berasal.
Jika ingin mempelajari data lebih mendalam, Laporan performa memberi Anda akses ke informasi mendetail tentang cara dan lokasi konten Anda berperforma. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang dapat Anda jawab menggunakan data yang tersedia dalam laporan ini:
- Apakah ada postingan yang lebih sukses di negara-negara tertentu?
- Konten mana yang lebih banyak diakses di perangkat seluler dibandingkan di desktop?
- Apakah ada istilah penelusuran yang Anda harapkan bisa mendatangkan traffic, tetapi ternyata tidak? Bagaimana dengan istilah penelusuran yang tidak pernah Anda sangka akan mendatangkan traffic?
Dalam Laporan performa, Anda juga dapat memfilter data menurut negara, tanggal tertentu, atau istilah penelusuran untuk melihat peluang pertumbuhan terbesar Anda. Berikut beberapa contoh berguna terkait pemfilteran dan perbandingan lanjutan.
Menemukan kueri penelusuran trending untuk konten Anda
Dengan melihat kata-kata yang dicari orang (juga dikenal sebagai "kueri penelusuran" atau "istilah penelusuran") sebelum menemukan video TikTok atau YouTube Anda di Google Penelusuran, Anda bisa memahami hal-hal yang benar-benar diminati audiens Anda. Dengan Search Console, Anda dapat menggunakan insight ini untuk mendiskusikan strategi video, teks, atau hashtag berikutnya.
Untuk memahami dengan cepat berbagai grup (atau tema) dari istilah-istilah yang menghasilkan traffic ke konten Anda, buka laporan Insight. Anda akan menemukan kartu yang berisi grup kueri, yang memungkinkan Anda melihat grup teratas, yang sedang naik tren, dan yang sedang turun tren. Hal ini dapat memberi Anda gambaran tentang bagian mana yang perlu diprioritaskan saat membuat konten baru.
Memeriksa konten trending dengan filter 24 jam
Bayangkan Anda mengunggah video TikTok GRWM kemarin yang menampilkan merek perawatan kulit tertentu atau tips gaya yang unik. Dengan melihat data penelusuran 24 jam di Search Console, Anda mungkin menemukan bahwa istilah penelusuran tertentu tiba-tiba mengarahkan banyak orang ke video baru Anda. Hal ini dapat membantu Anda memahami kata-kata yang digunakan orang untuk menemukan konten Anda; Anda dapat menggunakannya saat merencanakan konten baru.
Untuk memulai, buka Laporan performa untuk properti platform Anda, klik filter 24 jam di atas diagram, periksa apakah video baru Anda sedang trending, dan pertimbangkan untuk melakukan promosi silang di platform lain berdasarkan data yang tersedia. Misalnya, Anda dapat memposting story Instagram yang merujuk pada tren yang sama, sehingga mengarahkan minat penelusuran yang melonjak tersebut ke profil Anda yang lain.
Memahami dan membandingkan berbagai jenis konten
Jika Anda ingin melakukan analisis yang lebih mendalam tentang performa berbagai jenis konten, gunakan
filter halaman.
Misalnya, jika Anda memiliki channel YouTube dengan banyak playlist, Anda dapat membuat filter yang menyertakan
kata playlist, mengklik kartu skor CTR dan posisi rata-rata di bagian atas diagram, lalu membandingkan
performa semua playlist Anda. Perhatikan bahwa tindakan ini akan menampilkan performa untuk halaman playlist itu
sendiri, bukan video yang disertakan di dalamnya.
Membandingkan playlist
Dalam contoh ini, Anda dapat melihat bahwa meskipun empat playlist teratas memiliki posisi yang serupa, dua playlist teratas menghasilkan traffic yang jauh lebih banyak. Anda dapat menganalisis konten daftar ini, seperti nama dan deskripsi playlist.
Membandingkan format
Analisis menarik lainnya adalah membandingkan berbagai format konten. Misalnya, Anda dapat membandingkan performa video YouTube Shorts dengan video berdurasi penuh di YouTube, atau Anda dapat membandingkan performa reel Instagram dengan postingan Anda di Instagram. Untuk melakukannya, gunakan mode perbandingan untuk membuat grup yang berisi URL yang memiliki satu kata ke kata lain:
- YouTube: Bandingkan URL yang berisi kata
/watchdengan URL yang berisi kata/shorts/. - Instagram: Bandingkan URL yang berisi kata
/p/dengan URL yang berisi kata/reels/.
Membandingkan data di berbagai platform
Dengan membandingkan performa konten Anda di berbagai platform di Search Console, Anda dapat menggunakan insight untuk meningkatkan kualitas konten, seperti menyesuaikan teks TikTok, menyesuaikan hashtag agar sesuai dengan istilah Google Penelusuran yang sedang populer, atau mengedit versi baru video yang berfokus pada detail yang dicari orang.
Anda juga dapat memahami perbedaan antara audiens yang menonton konten Anda di setiap platform. Misalnya, jika Anda melihat bahwa tutorial memasak berdurasi panjang berperforma baik di YouTube, tetapi versi TikTok yang lebih singkat tidak mendapatkan daya tarik penelusuran yang sama, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengemas ulang konten Anda.
Ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka properti YouTube Search Console Anda.
- Klik URL yang ingin Anda analisis. Tindakan ini akan memfilter laporan agar hanya menyertakan data untuk URL spesifik ini.
- Klik Ekspor dan pilih format file yang diinginkan.
- Ulangi untuk semua properti platform lain yang Anda miliki.
- Temukan postingan atau video dengan performa terbaik untuk negara dan perangkat tertentu, serta kueri teratas yang mendorong traffic-nya, lalu perbarui strategi konten Anda berdasarkan hasilnya. Misalnya, Anda mungkin melihat bahwa audiens YouTube Anda lebih banyak menonton melalui perangkat seluler, sehingga Anda memutuskan untuk mencoba membuat lebih banyak video vertikal berdurasi singkat.
Mengoptimalkan strategi konten Anda
Anda dapat memanfaatkan data Search Console untuk melihat video mana yang mulai populer, lalu menggunakan informasi tersebut sebagai acuan dalam membuat konten berikutnya:
- Pantau lonjakan mendadak: Perhatikan jika ada lonjakan mendadak pada jumlah tayangan atau klik untuk tutorial, postingan media sosial, atau video lama Anda.
- Perpanjang siklus proses konten Anda: Jika video lama mulai trending lagi karena perubahan musiman atau momen budaya pop, Anda dapat mempertimbangkan tindakan seperti menyematkannya ke bagian atas feed, membicarakannya di channel lain, atau membuat bagian kedua untuk mempertahankan momentum.
- Merevisi judul dan teks: Jika Anda memutuskan untuk menulis ulang judul atau teks suatu konten, Anda dapat memeriksa apakah perubahan tersebut berdampak pada cara orang menemukan konten tersebut melalui Google Penelusuran. Misalnya, Anda dapat menambahkan anotasi di Search Console (pada dasarnya bookmark untuk tanggal tertentu dalam data) untuk mengingat kapan Anda memperbarui teks video TikTok atau judul video YouTube Anda. Kemudian, Anda dapat membandingkan apakah performa berubah dari waktu ke waktu dan dengan cepat melihat kapan Anda melakukan perubahan.