Google Spreadsheet memungkinkan Anda merekam
makro yang menduplikasi
serangkaian interaksi UI tertentu yang Anda tentukan. Setelah merekam makro, Anda dapat menautkannya ke pintasan keyboard dalam bentuk Ctrl+Alt+Shift+Number. Gunakan pintasan tersebut untuk menjalankan kembali langkah-langkah makro yang sama persis dengan cepat, biasanya di tempat yang berbeda atau pada data yang berbeda.
Anda juga dapat mengaktifkan makro dari menu Ekstensi
> Makro Spreadsheet.
Saat Anda merekam makro, Spreadsheet akan otomatis membuat
fungsi Apps Script (fungsi makro) yang mereplikasi
langkah-langkah makro. Fungsi makro ditambahkan ke project Apps Script terikat ke sheet, dalam file berjudul macros.gs. Jika sudah ada file project yang terikat ke sheet dengan nama tersebut, fungsi makro akan ditambahkan ke file project.
Spreadsheet juga otomatis memperbarui manifest project skrip, mencatat nama dan pintasan keyboard yang ditetapkan ke makro.
Karena setiap makro yang direkam sepenuhnya ditentukan dalam Apps Script, Anda dapat mengeditnya langsung dalam editor Apps Script. Anda bahkan dapat menulis makro dari awal di Apps Script, atau mengambil fungsi yang telah Anda tulis dan mengubahnya menjadi makro.
Membuat makro di Apps Script
Anda dapat mengambil fungsi yang ditulis di Apps Script dan menggunakannya sebagai fungsi makro. Cara mudah untuk melakukannya adalah dengan mengimpor fungsi yang ada dari editor Spreadsheet.
Atau, Anda dapat membuat makro dalam editor Apps Script dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
- Di UI Spreadsheet, pilih Ekstensi > Apps Script untuk membuka skrip yang terikat ke spreadsheet di editor Apps Script.
- Tulis fungsi makro. Fungsi makro tidak boleh menggunakan argumen dan tidak boleh menampilkan nilai.
- Edit manifes skrip untuk membuat makro dan menautkannya ke fungsi makro. Tetapkan pintasan keyboard dan nama yang unik untuknya.
- Simpan project skrip. Makro tersebut kemudian tersedia untuk digunakan dalam spreadsheet.
- Uji fungsi makro di spreadsheet untuk memverifikasi bahwa fungsi tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.
Mengedit makro
Untuk mengedit makro yang dilampirkan ke sheet, lakukan hal berikut:
- Di UI Spreadsheet, pilih Ekstensi > Makro > Kelola makro.
- Temukan makro yang ingin Anda edit, lalu pilih > Edit makro. Tindakan ini akan membuka editor Apps Script ke file project yang berisi fungsi makro.
- Edit fungsi makro untuk mengubah perilaku makro.
- Simpan project skrip. Makro tersebut kemudian tersedia untuk digunakan dalam spreadsheet.
- Uji fungsi makro di spreadsheet untuk memverifikasi bahwa fungsi tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.
Mengimpor fungsi sebagai makro
Jika sudah ada skrip yang terikat ke sheet,
Anda dapat mengimpor fungsi dalam skrip sebagai makro baru, lalu menetapkan
pintasan keyboard untuknya. Lakukan ini dengan
mengedit file manifes
dan menambahkan elemen lain ke
properti sheets.macros[].
Atau, ikuti langkah-langkah berikut untuk mengimpor fungsi sebagai makro dari UI Spreadsheet:
- Di UI Spreadsheet, pilih Ekstensi > Makro > Impor.
- Pilih fungsi dari daftar yang ditampilkan, lalu klik Tambahkan fungsi.
- Pilih untuk menutup dialog.
- Pilih Ekstensi > Makro > Kelola makro.
- Temukan fungsi yang baru saja Anda impor dalam daftar. Tetapkan pintasan keyboard unik ke makro. Anda juga dapat mengubah nama makro di sini; nama secara default adalah nama fungsi.
- Klik Perbarui untuk menyimpan konfigurasi makro.
Struktur manifes untuk makro
Cuplikan contoh file manifes berikut menunjukkan bagian
manifest yang menentukan makro
Spreadsheet.
Bagian sheets dari manifes menentukan nama dan pintasan keyboard
yang ditetapkan ke makro dan nama fungsi makro.
Manifes mencakup komponen lain yang terkait dengan properti Apps Script. Kolom di bawah kunci sheets terkait langsung dengan
fungsi Spreadsheet. Contoh ini hanyalah sebagian dari file manifes
lengkap dan bukan manifes yang berfungsi penuh.
{
...
"sheets": {
"macros": [{
"menuName": "QuickRowSum",
"functionName": "calculateRowSum",
"defaultShortcut": "Ctrl+Alt+Shift+1"
}, {
"menuName": "Headerfy",
"functionName": "updateToHeaderStyle",
"defaultShortcut": "Ctrl+Alt+Shift+2"
}]
}
}
Lihat resource manifes makro Spreadsheet untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara membuat manifes makro Spreadsheet.
Praktik terbaik
Saat membuat atau mengelola makro di Apps Script, ikuti panduan berikut:
- Makro berperforma lebih baik jika ringan. Jika memungkinkan, batasi jumlah tindakan yang dilakukan makro.
- Makro paling cocok untuk operasi rutin yang perlu diulang sering kali dengan sedikit atau tanpa konfigurasi. Untuk operasi lainnya, pertimbangkan untuk menggunakan item menu kustom.
- Selalu ingat bahwa pintasan keyboard makro harus unik, dan lembar tertentu hanya dapat memiliki sepuluh makro dengan pintasan dalam satu waktu. Makro tambahan hanya dapat dijalankan dari menu Ekstensi > Makro.
- Makro yang membuat perubahan pada satu sel dapat diterapkan ke rentang sel dengan memilih rentang lengkap terlebih dahulu, lalu mengaktifkan makro. Artinya, sering kali tidak perlu membuat makro yang menduplikasi operasi yang sama di seluruh rentang sel yang telah ditentukan sebelumnya.
Hal yang tidak dapat Anda lakukan
Ada beberapa batasan terkait hal yang dapat Anda lakukan dengan makro:
Menggunakan makro di luar skrip terikat
Makro ditentukan dalam skrip yang terikat ke Spreadsheet tertentu. Definisi makro diabaikan jika ditentukan dalam skrip mandiri atau aplikasi web.
Menentukan makro di add-on Google Workspace Spreadsheet
Anda tidak dapat mendistribusikan definisi makro menggunakan add-on Google Workspace Spreadsheet. Definisi makro apa pun dalam project add-on Spreadsheet diabaikan oleh pengguna add-on tersebut.
Mendistribusikan makro di library skrip
Anda tidak dapat mendistribusikan definisi makro menggunakan pustaka Apps Script.
Menggunakan makro di luar Spreadsheet
Makro hanya merupakan fitur di Spreadsheet, dan tidak ada untuk Google Dokumen, Formulir, atau Google Slide.