Mulai Mengintegrasikan Login dengan Google ke dalam Aplikasi Android Anda

Sebelum mulai mengintegrasikan Login dengan Google di aplikasi, Anda harus mengonfigurasi project Konsol API Google dan menyiapkan project Android Studio. Langkah-langkah di halaman ini menjelaskan hal tersebut. Selanjutnya, langkah berikutnya akan menjelaskan cara mengintegrasikan Login dengan Google ke dalam aplikasi Anda.

Prasyarat

Login dengan Google untuk Android memiliki persyaratan berikut:

  • Perangkat Android kompatibel yang menjalankan Android 5.0 atau yang lebih baru dan menyertakan Google Play Store atau emulator dengan AVD yang menjalankan platform Google API berbasis Android 4.2.2 atau yang lebih baru dan memiliki layanan Google Play versi 15.0.0 atau yang lebih baru.
  • Versi terbaru Android SDK, termasuk komponen SDK Tools. SDK tersedia dari Android SDK Manager di Android Studio.
  • Project yang dikonfigurasi untuk mengompilasi pada Android 5.0 (Lollipop) atau yang lebih baru.

Panduan ini ditulis untuk pengguna Android Studio, yang merupakan lingkungan pengembangan yang direkomendasikan.

Menambahkan layanan Google Play

Di file build.gradle tingkat atas project Anda, pastikan repositori Maven Google disertakan:

allprojects {
    repositories {
        google()

        // If you're using a version of Gradle lower than 4.1, you must instead use:
        // maven {
        //     url 'https://maven.google.com'
        // }
    }
}

Kemudian, dalam file build.gradle tingkat aplikasi, deklarasikan layanan Google Play sebagai dependensi:

apply plugin: 'com.android.application'
    ...

    dependencies {
        implementation 'com.google.android.gms:play-services-auth:21.0.0'
    }

Mengonfigurasi project Konsol API Google

  1. Buka project Anda di Konsol API, atau buat project jika Anda belum memilikinya.
  2. Pada halaman layar izin OAuth, pastikan semua informasi sudah lengkap dan akurat.
  3. Di halaman Credentials, buat client ID jenis Android untuk aplikasi Anda jika Anda belum memilikinya. Anda harus menentukan nama paket dan sidik jari sertifikat SHA-1 aplikasi. Baca bagian Mengautentikasi Klien untuk mengetahui informasi selengkapnya.

Mendapatkan client ID OAuth 2.0 server backend Anda

Jika aplikasi Anda melakukan autentikasi dengan server backend atau mengakses Google API dari server backend, Anda perlu mendapatkan client ID OAuth 2.0 yang mewakili server backend.

Untuk membuat client ID server:

  1. Buka project Anda di Konsol API.

  2. Di halaman Credentials, buat client ID jenis Web application. Catat string client ID, yang harus Anda teruskan ke metode requestIdToken atau requestServerAuthCode saat membuat objek GoogleSignInOptions.

Langkah berikutnya

Setelah mengonfigurasi project Konsol API Google dan menyiapkan project Android Studio, Anda dapat mengintegrasikan Login dengan Google ke dalam aplikasi.